Aparat Diminta Selektif Tentukan Hukuman Pecandu Narkotika

    Nur Azizah - 02 Desember 2019 16:21 WIB
    Aparat Diminta Selektif Tentukan Hukuman Pecandu Narkotika
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai meminta kepolisian dan Badan Nasional Narkotika (BNN) selektif menentukan hukuman pecandu narkotika. Sebab, masih banyak pengguna narkotika dengan barang bukti di bawah satu gram mendapatkan hukuman pidana.

    "Kita ingin supaya betul-betul selektif, untuk melihat apakah orang ini sebagai pengedar, apakah sebagai pemakai, ya kan, jangan sampai misalnya itu tidak dilakukan secara objektif dan mendalam," kata Rifai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 2 Desember 2019.

    Rifai menyebut salah memberikan sanksi akan berdampak buruk bagi pengguna maupun pengedar narkotika. Ia yakin hampir setiap pelaku lebih ingin mendapat status sebagai pengguna, bukan pengedar.

    "Inilah bagaimana kecanggihan aparat untuk memahaminya secara benar," ungkap dia.

    Ia berharap pengedar narkotika dihukum seberat-beratnya. Sedangkan pengguna dengan barang bukti kurang dari satu gram mendapatkan rehabilitasi.

    Bila hal itu tidak diterapkan maka akan berpengaruh pada jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan. Sementara saat ini, dia melihat hampir seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia kelebihan muatan.

    "Bahkan ada yang sampai 3 kali lipat. Kalau fasilitasnya hanya untuk 300 orang mungkin ada yang sampai 900 atau 1.000 orang. Ini kan mesti dicarikan jalan keluar juga ya," ucap dia.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id