Romy Bahas Seleksi Pejabat Kemenag dengan Lukman

    Fachri Audhia Hafiez - 19 Desember 2019 05:11 WIB
    Romy Bahas Seleksi Pejabat Kemenag dengan Lukman
    Romahurmuziy. Medcom.id/ Fachri A
    Jakarta: Terdakwa kasus dugaan suap jual-beli jabatan, Romahurmuziy alias Romy mengaku sempat berkomunikasi dengan mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Komunikasi itu terkait dengan usulan calon Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur.

    Romy mengaku membicarakan dua nama, yakni Haris Hasanuddin dan Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Jawa Timur Amin Mahmud. Romy dilema dengan dua nama itu.

    "Saya sampaikan ke pak menteri 'Mas ada usulan yang satu Pak Amin itu senior-senior kita di partai yang usulin', yang satu Haris ini (dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa) sama pengasuh pondok pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chalim," kata Romy saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 18 Desember 2019.

    Lukman disebut meminta pendapat dari Romy. Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu justru menyerahkan keputusan kepada Lukman.

    "'Monggo jenengan'. Saya persilakan pak menteri milih siapa," sebut Romy.

    Dalam kasus ini, Romy didakwa menerima suap Rp325 juta dari Haris Hasanuddin. Dia juga disebut menerima Rp91,4 juta dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Jatim, Muafaq Wirahadi.

    Suap diterima Romy secara bertahap dari Januari-Maret 2019. Perbuatan rasuah ini diduga dilakukan bersama-sama dengan eks Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam pengangkatan jabatan Haris.

    Romy didakwa melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.



    (SCI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id