Polisi Sarankan Korban Pinjaman Daring Melunasi Utang

    Cindy - 02 Agustus 2019 15:58 WIB
    Polisi Sarankan Korban Pinjaman Daring Melunasi Utang
    Pinjaman online. Foto: Medcom.id/M Rizal.
    Jakarta: Polisi menyarankan korban pinjaman daring ilegal untuk melunasi utangnya lebih dahulu. Dengan begitu, Korps Bhayangkara bisa leluasa menyelesaikan kasus pencemaran nama baik yang mereka laporkan. 

    "Berdasarkan evaluasi, hampir semua pelapor ini tidak ada satu pun yang mau menyelesaikan pinjamannya. Terus suruh polisi beresin (pidananya)," kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) II Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Kombes Rickynaldo Chairul di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Agustus 2019. 

    Menurut dia, persoalan perdata antara korban dan penyedia pinjaman tak bisa diselesaikan kepolisian. Utang harus dilunasi sesuai dengan ketentuan. 

    "Dia tidak mau bayar utang, dia lapor polisi, polisi beresin, mereka minta ganti rugi. Ganti ruginya Rp1 miliar. Ini minjam, enggak mau bayar kemudian minta ganti rugi pula," ucap dia. 

    Baca: Polri: Teror Pinjaman Online di Solo Melawan Hukum

    Dia menjelaskan jika belum menyelesaikan persoalan perdata, kubu pemberi pinjaman ilegal bakal terus mempunyai dalih. Mereka bisa beralasan uangnya belum dikembalikan sehingga menolak diperiksa. 

    Di sisi lain, Ricky menuturkan korban pengancaman dan pencemaran nama baik tak perlu takut melapor. Pasalnya, persoalan pidana dapat dilaporkan tanpa batasan waktu tertentu. 

    "Kalau pidananya, perbuatan itu masa berlakunya lama, dapat dilaporkan kapan saja. Tapi, kalau bisa selesaikan dulu perdatanya," tegas Ricky. 



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id