Nurhadi Tiga Kali Mangkir

    Fachri Audhia Hafiez - 07 Januari 2020 20:15 WIB
    Nurhadi Tiga Kali Mangkir
    Mantan Sekretaris MA Nurhadi. MI/Rommy Pujianto.
    Jakarta: Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi kembali mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nurhadi telah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik.

    "Memang pernah tiga kali (mangkir), yang pertama, kemudian yang kedua dan ketiga," ujar kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Januari 2020.

    Lembaga Antirasuah belum berupaya mengambil tindakan atas ketidakhadiran tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait perkara di MA tahun 2011-2016 itu. Ali juga belum memastikan status hukum Nurhadi saat diperiksa. 

    Nurhadi dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk untuk tersangka Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) Hiendra Soenjoto pada hari ini.

    KPK juga mengimbau agar berbagai pihak yang dijadwalkan untuk memenuhi panggilan tersebut. Pasalnya, keterangan para pihak akan menentukan upaya penyidikan yang akan ditempuh KPK.

    "Tentunya KPK mengimbau agar para saksi terkait dengan perkara ini agar kooperatif memenuhi panggilan. Tentu karena ini upaya pro justitia," ujar Ali.

    Nurhadi ditetapkan tersangka pada Senin, 16 Desember 2019. Penetapan tersangka merupakan pengembangan perkara operasi tangkap tangan (OTT) suap pengurusan perkara di MA yang telah selesai.

    KPK juga menetapkan dua orang lain sebagai tersangka, yakni Hiendra Soenjoto dan menantu Nurhadi, Rezky Herbiono. Nurhadi dan Rezky diduga menerima suap atau gratifikasi terkait tiga perkara di pengadilan dengan total penerimaan Rp46 miliar.





    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id