Bahar bin Smith Kembali Mendekam di Penjara

    Siti Yona Hukmana - 19 Mei 2020 09:50 WIB
    Bahar bin Smith Kembali Mendekam di Penjara
    Terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith. ANT/Aditya Prakasa
    Jakarta: Terpidana kasus penganiayaan, Bahar bin Smith, kembali mendekam di balik jeruji besi. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) mencabut status asimilasi Bahar.
     
    "Izin asimilasi di rumah dicabut berdasarkan penilaian petugas kemasyarakatan Balai Pemasyarakatan Bogor (PK Bapas Bogor) yang melakukan pengawasan dan pembimbingan," kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum HAM, Reynhard Silitonga, di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2020.

    Bahar dinilai melakukan pelanggaran khusus saat menjalani masa asimilasi. Tindakan Bahar telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

    "Dia menghadiri kegiatan dan memberikan ceramah yang provokatif dan menyebarkan rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah," ujar Reynhard.

    Ceramah Bahar viral di media sosial. Dia juga dinilai melanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dengan mengumpulkan massa saat ceramah.

    (Baca: Bahar bin Smith Divonis 3 Tahun Penjara)

    Bahar diyakini melanggar syarat khusus asimilasi sebagaimana diatur dalam Pasal 136 ayat (2) huruf e Permenkumham Nomor 3 Tahun 2018. Bahar kembali ke dalam lembaga pemasayarakatan (lapas) untuk menjalani sisa pidana dan sanksi lainnya sesuai ketentuan.

    Status asimilasi Bahar dicabut pada Selasa, 19 Mei 2020. Dia langsung dijemput tim Direktorat Kamtib Ditjen PAS di kediamannya, pukul 01.45 WIB.

    Habib Assayid Bahar bin Smith alias Habib Bahar bin Ali bin Smith dibawa ke Lapas Kelas IIA Gunung Sindur pukul 02.00 WIB. Tim membacakan surat keputusan pencabutan asimilasi sebelum membawa Bahar.

    Bahar bin Smith dinyatakan bebas bersyarat dari Lapas Cibinong lewat program asimilasi pada Sabtu, 16 Mei 2020. Bahar masuk program asimilasi karena telah menjalani setengah masa tahanan sejak ditetapkan tersangka dan berkelakuan baik dibuktikan dengan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id