Kejagung Gandeng Kemenkeu Memulihkan Aset Jiwasraya

    Cindy - 04 Februari 2020 14:58 WIB
    Kejagung Gandeng Kemenkeu Memulihkan Aset Jiwasraya
    Ilustrasi. FOTO: MI/PIUS ERLANGGA
    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk menyelamatkan aset PT Asuransi Jiwasraya (persero). Mereka akan memilah saham Jiwasraya yang masih dapat digunakan. 

    "Kementerian Keuangan berkoordinasi bagaimana ini bisa melakukan pengamanan saham-saham yang kita anggap masih ada keterkaitan dengan kejahatan," ucap Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Febrie Adriansyah di Kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Februari 2020. 

    Febrie melanjutkan Kejaksaan juga bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pengamanan saham itu. Namun, Febrie belum bisa memerinci berapa jumlah aset yang dapat diselamatkan.

    Kapuspenkum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menuturkan pertemuan Kejaksaan dengan Kemenkeu tidak hanya membicarakan soal aset Jiwasraya. Ada beberapa pembahasan terkait tindak pidana khusus dan penanganan tindak pidana korupsi. 

    "Jadi, Direktur Penyidikan (Febrie) melakukan diskusi-diskusi untuk mendapatkan bahan masukan," ucap Hari.

    Kejagung Gandeng Kemenkeu Memulihkan Aset Jiwasraya
    Beberapa barang bukti kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (persero). Foto: MI/Pius Erlangga

    Kejagung menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya. Mereka yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan.

    Kemudian, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro.

    Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id