Kemenkumham Diminta Perketat Aturan Soal Alat Komunikasi

    Zaenal Arifin - 04 Februari 2020 17:36 WIB
    Kemenkumham Diminta Perketat Aturan Soal Alat Komunikasi
    Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Zaenal Arifin/Medcom.id
    Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM diminta memperketat aturan soal alat komunikasi di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Hal ini untuk mencegah adanya pengendalian peredaran narkoba dari balik lapas.

    "Saya minta Pak Menkumham (Yasonna Laoly) untuk memberikan ketegasan atau aturan terkait (alat) komunikasi yang bisa keluar-masuk," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 4 Februari 2020.

    Dia menduga pengendalian peredaran narkoba dari balik lapas selama ini terjadi karena ada kelonggaran bagi narapidana menggunakan alat komunikasi. Maraknya peredaran barang haram itu membuat Indonesia sulit keluar dari status darurat narkoba.

    "Supaya menghindari permainan antara di dalam Lapas dan pengguna di luar (penjara), atau pun jual beli di dalam (penjara)," ujarnya.

    Kemenkumham Diminta Perketat Aturan Soal Alat Komunikasi
    Ilustrasi - Medcom.id

    BNN sebelumnya menyita ganja seberat 250 kilogram di kawasan Pluit, Jakarta Utara, pada Senin, 3 Februari 2020. Peredaran ganja tersebut dikendalikan seorang narapidana di Lapas Tangerang, Yayat.

    "Dia (Yayat) pengendali dan pemilik, semua di bawah kendali Yayat," kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari di kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Selasa, 4 Februari 2020.





    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id