Sidang Etik Penggunaan Helikopter Firli Segera Rampung

    Candra Yuri Nuralam - 04 Agustus 2020 09:28 WIB
    Sidang Etik Penggunaan Helikopter Firli Segera Rampung
    Ketua KPK Firli Bahuri menumpangi heli mewah. Foto: Istimewa
    Jakarta: Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum merampungkan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Ketua KPK Firli Bahuri. Pemeriksaan ditargetkan selesai bulan ini.

    "Agustus masih panjang. Tunggu lah," kata anggota Dewas KPK Syamsudin Haris kepada Medcom.id, Selasa, 4 Agustus 2020.

    Menurut dia, Dewas tak ingin terburu-buru memutuskan kasus ini. Nasib Firli perlu diteliti dengan seluruh fakta yang ada.

    "Yang dilakukan meminta keterangan atau klarifikasi dan mengumpulkan bukti-bukti dari pihak-pihak terkait," ujar Syamsudin.

    Dewas meminta masyarakat sabar untuk mengetahui hasil pemeriksaan kasus dugaan pelanggaran kode etik Firli. Dewas masih butuh waktu sedikit lagi.

    Firli dilaporkan Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) ke Dewas KPK terkait penggunaan helikopter mewah untuk perjalanan dari Palembang ke Baturaja, Sumatra Selatan, Sabtu, 20 Juni 2020. Perjalanan Firli ke Baturaja untuk ziarah makam orang tua.

    Baca: Firli Diminta Menjaga Sikap

    Koordinator MAKI sekaligus pelapor Boyamin Saiman mengatakan Firli naik helikopter jenis Helimousine President Air yang pernah juga digunakan motivator Tung Desem Waringin. Helikopter tersebut milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO.

    Boyamin mengklaim jarak tempuh dari Palembang ke Baturaja hanya membutuhkan waktu empat jam menggunakan mobil. Penggunaan helikopter, kata dia, bertentangan dengan kode etik pimpinan KPK.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id