Lima Saksi Diperiksa Rampungkan Berkas Tersangka Jiwasraya

    Kautsar Widya Prabowo - 18 Maret 2020 07:07 WIB
    Lima Saksi Diperiksa Rampungkan Berkas Tersangka Jiwasraya
    Ilustrasi PT Asuransi Jiwasaraya (persero). MI/Ramdani
    Jakarta: Kejaksaan Agung memeriksa lima saksi terkait dalam kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya. Keterangan saksi untuk melengkapi tiga berkas perkara tersangka yang tengah dirampungkan. 

    "Lima orang saksi diperiksa  untuk mendukung pembuktian pasal yang disangkan terhadap tersangka BT (Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro), HH (Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat), dan JHT (Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto)," ujar Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono, di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Maret 2020.

    Hari merinci dari saksi tersebut, dua di antaranya yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni eks Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim dan eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.

    Sedangkan tiga saksi lainya diperiksa terkait kepemilikan single investor identification (SID) yang diblokir. Rekening saham tersebut diduga kuat berkaitan dengan proses transaksi saham yang dilakukan para tersangka.

    "Sebelumnya saksi keberatan atas pemblokiran rekening sahamanya. Setelah diklarifikasi ada keterkait proses jual saham milik tersangka," jelasnya.

    Baca: Berkas Perkara Tiga Tersangka Jiwasraya Rampung April

    Sementara itu, Kejaksaan Agung belum bisa merampungkan berkas perkara tiga tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di bulan ini. Ketiga berkas perkara itu milik Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat, dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.
    "(Berkas) tahap satu kita pastikan awal bulan depan, di minggu pertama," ujar Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin, 16 Maret 2020.

    Kejaksaan Agung telah merampungkan berkas perkara tersangka eks Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo, dan eks Kepala Divisi Investasi Jiwasraya Syahmirwan. Berkas segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ketiganya akan disidangkan dalam waktu dekat.

    Kejagung menetapkan enam tersangka kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Mereka ialah Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat; Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartoni Tirto.

    Mereka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b serta Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Teranyar, Benny dan Heru ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang.






    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id