Primetime News

    Formappi Ungkap Potensi Kasus Azis Syamsuddin Menyeret Kolega Partai & DPR

    MetroTV - 25 September 2021 10:15 WIB
    Formappi Ungkap Potensi Kasus Azis Syamsuddin Menyeret Kolega Partai & DPR
    Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus. Foto: Dok/Metro TV



    Jakarta:  Polemik panjang penetapan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Azis Syamsuddin sebagai tersangka atas dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Lampung Tengah, Lampung pada 2017 tak henti bergulir.

    Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menjelaskan, kasus suap ini berpotensi menyeret para kolega Azis Syamsuddin. Hal ini dilihat melalui konstruksi atau sejumlah kasus dalam proses pengadilan.

     



    "Peluang itu sangat terbuka, beberapa kasus yang disebut melibatkan Azis dan semuanya menunjukkan bagaimana praktek semacam makelar yang dijalankan," kata Lucius dalam tayangan Primetime News Metro TV pada Jumat, 24 September 2021.

    Baca juga: Dugaan Azis Syamsuddin Jadi 'Benteng' Golkar di KPK Didalami

    Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun disebut melibatkan nama Azis Syamsuddin pada lima kasus suap. Maka, terdapat potensi pihak perantara dalam berbagai kasus suap yang dilakukan wakil rakyat dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

    "Ini bukan yang pertama, sangat mungkin hal seperti ini sudah menjadi praktek lazim yang dilakukan oleh Azis dan bisa jadi ada banyak juga orang yang terlibat," jelas Lucius.

    Lucius pun mengatakan, terdapat kemungkinan Azis memanfaatkan posisinya guna mempengaruhi proses hukum di KPK. Ia menambahkan, contoh lainnya seperti menerima permintaan dari para kolega.

    "Itu bisa jadi indikasi, menerima permintaan baik di kepala daerah atau orang lain di luar DPR untuk kemudian menyambungkan mereka dengan penyidik KPK," terang dia. (Nadia Ayu)

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id