KPK Telusuri Proses Pembelian Tanah di Munjul

    Candra Yuri Nuralam - 09 April 2021 09:03 WIB
    KPK Telusuri Proses Pembelian Tanah di Munjul
    Plt juru bicara KPK Ali Fikri. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama nonaktif Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles kemarin, 8 April 2021. Lembaga Antikorupsi mendalami proses pembelian tanah di Munjul, Jakarta Timur.

    "Yoory didalami pengetahuan yang bersangkutan antara lain terkait dengan proses pengadaan tanah di wilayah Munjul, Cipayung," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat, 9 April 2021.






    Tersangka dugaan korupsi pembelian lahan di DKI Jakarta itu juga dikonfirmasi tentang kongkalikong di luar pembelian tanah. Ali enggan memerinci pemufakatan jahat yang dimaksud.

    "Juga dikonfirmasi terkait adanya dugaan kesepakatan khusus dalam proses negosiasi dengan pihak-pihak yang terkait perkara ini," ujar Ali.

    Baca: KPK Akui Dirut Nonaktif PD Sarana Jaya Tersangka Korupsi Munjul

    KPK sibuk mendalami kasus dugaan rasuah pembelian lahan di Munjul, Jakarta Timur. Tiga tersangka sudah ditetapkan dalam korupsi itu.

    "Yang sudah ditetapkan ada tiga ya, Yoory (Direktur Utama nonaktif Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles)," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 6 April 2021.

    Karyoto enggan membeberkan dua nama tersangka lain. Dia hanya keceplosan saat menyebut nama Yoory sebagai tersangka.

    "Tapi enggak apa-apa saya bocorin sedikit saja, memang udah bocor dari kemarin," ujar Karyoto.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id