Menkumham Diminta Copot Dua Pejabat Kumham Atas Pelarian Cai Changpan

    Anggi Tondi Martaon - 15 Oktober 2020 09:37 WIB
    Menkumham Diminta Copot Dua Pejabat Kumham Atas Pelarian Cai Changpan
    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly. ANT
    Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly diminta mencopot Kepala Lapas Tangerang Jumadi dan Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM (Kakanwilkumham) Banten Andika Dwi Prasetya. Keduanya dinilai bertanggung jawab atas atas pelarian Cai Changpan, terpidana hukuman mati kasus narkotika.

    "Mereka yang paling bertanggung jawab," kata Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Oktober 2020.

    Bendahara Umum DPP Partai NasDem itu mengatakan Komisi III akan terus mengawasi kasus pelarian Cai Changpan. Aparat terkait diharapkan bisa segera meringkus Cai Changpan.

    "Semoga dalam waktu dekat tertangkap, biar sekalian tahu siapa yang membantunya kabur," ungkap dia.

    Baca: Dua Petugas Lapas Tangerang Tersangka Pelarian Cai Changpan

    Anggota Komisi III Sarifuddin Sudding menilai pelarian Cai Changpan sudah sangat terencana. Dia meyakini pelarian Cai Changpan tak hanya melibatkan petugas biasa.

    "Sepertinya sudah dirancang dengan baik. Pastinya untuk hal itu melibatkan banyak pihak," kata Sudding.

    Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu meminta pemerintah tidak melindungi pejabat teras dalam kasus pelarian ini. Jangan sampai hanya petugas penjaga yang dikorbankan dalam kasus ini.

    Terpidana hukuman mati Cai Changpan kabur dari tahanannya. Pelarian ini mengakibatkan empat pegawai dan seorang kepala keamanan Lapas Tangerang dicopot.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id