Petinggi KAMI Tersangka Penyebar Hoaks UU Cipta Kerja

    Zaenal Arifin - 16 Oktober 2020 17:13 WIB
    Petinggi KAMI Tersangka Penyebar Hoaks UU Cipta Kerja
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan, ditetapkan sebagai tersangka. Syahganda diduga menyebarkan hoaks terkait Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker).

    "Bukti permulaan yang cukup, sudah berani dengan melakukan penahanan, itu berarti penyidik sudah cukup bukti permulaannya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Brigjen Awi Setiyono, di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Awi menyebut salah satu bukti yakni tangkapan layar berita bohong di media sosial. Hal tersebut dikaitkan dengan kerusuhan di lapangan dan diperkuat temuan lain.

    "Implementasinya bagaimana, itu kan tugas penyidik untuk membuktikan itu," tegasnya.

    Selain itu, penyidik menggandeng beberapa ahli untuk memperkuat bukti. Khususnya dalam menganalisis bahasa yang digunakan Syahganda.

    Baca: Polri Ungkap Alasan Penangkapan 4 Anggota KAMI Medan

    "Salah satunya kemarin sudah disampikan, sudah memeriksa ahli bahasa, ahli ITE, dan ahli hukum pidana," kata Awi.

    Sebanyak delapan aktivis terkait demo penolakan UU Ciptaker ditangkap. Mereka adalah Juliana, Devi, Wahyu Rasari Putri, Khairi Amri, Kingkin Anida, Anton Permana, Syahganda Nainggolan, dan Jumhur Hidayat. Mereka ditangkap di Medan, Sumatra Utara, Jakarta, Depok, dan Tangerang Selatan dalam rentang waktu 9-13 Oktober 2020.

    Sebanyak lima aktivis yakni Juliana, Devi, Wahyu Rasari Putri, Ketua KAMI Medan Khairi Amri, dan eks caleg dari PKS Kingkin Anida lebih dahulu ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 45 A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2014 tentang ITE dan atau Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan. Para tersangka juga terancam hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.

    (ADN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id