comscore

Direktur Summarecon Agung Diperiksa Terkait TPPU Rahmat Effendi

Candra Yuri Nuralam - 11 April 2022 11:06 WIB
Direktur Summarecon Agung Diperiksa Terkait TPPU Rahmat Effendi
Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi menjadi tersangka KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Summarecon Agung Oon Nusihono hari ini, 11 April 2022. Dia dipanggil untuk mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi.

"Dipanggil sebagai saksi untuk tersangka RE (Rahmat Effendi)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin, 11 April 2022.
KPK juga memeriksa tiga saksi lain dalam kasus ini. Mereka yakni Kepala cabang Bank BJB Bekasi Ahmad Faisal, marketing BIT Money Changer Mal Metropolitan Bekasi Peter Soeganda, dan pegawai BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Heri Subroto.

Baca: KPK Rampas Rp419,9 Miliar Duit Koruptor Sepanjang 2021

KPK mengembangkan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa, serta lelang jabatan di Bekasi. Wali Kota nonaktif Bekasi Rahmat Effendi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
 
"Tim penyidik menemukan adanya dugaan tindak pidana lain yang dilakukan tersangka RE (Rahmat Effendi), sehingga dilakukan penyidikan baru dengan sangkaan TPPU," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa, 4 April 2022.
 
Ali mengatakan pengembangan kasus ini dilakukan setelah KPK menemukan bukti permulaan yang cukup. Sejumlah saksi yang diperiksa dalam kasus ini juga menyebut ada harta Rahmat yang diduga disamarkan.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id