Work From Home Sebagian Pegawai KPK Diperpanjang

    Fachri Audhia Hafiez - 01 April 2020 13:03 WIB
    <i>Work From Home</i> Sebagian Pegawai KPK Diperpanjang
    Ilustrasi Gedung KPK/Medcom/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjangan masa work from home atau bekerja dari rumah (BDR) bagi sebagian pegawainya. Aturan itu termaktub dalam Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Periode Bekerja dari Rumah (BDR) Guna Mencegah Penyebaran Wabah Corona Virus Disease (covid-19) di lingkungan KPK.

    "Perpanjangan periode BDR dimulai dari 1 April 2020 sampai dengan tanggal 21 April 2020," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu, 1 April 2020.

    Surat edaran itu itu diteken Ketua Firli Bahuri pada 30 Maret 2020. Pada pokoknya, surat edaran itu memerintahkan kepada seluruh insan KPK mengutamakan pelaksanaan tugas melalui penerapan BDR. Selama BDR, pegawai dilarang membuat kegaduhan atau menyebarkan hoaks.

    "Mengirimkan atau menyebarkan berita-berita yang dapat menimbulkan keresahan, kegaduhan, ketidaknyamanan dan penyebaran berita hoaks," ujar Ali.

    KPK sebelumnya juga sudah menetapkan pegawainya BDR guna antisipasi penyebaran virus korona pada 18-31 Maret 2020. Namun, tidak semua pegawai KPK melaksanakan BDR. Ali menjelaskan ada sejumlah pekerjaan yang perlu dilakukan di kantor dan tidak dapat ditinggalkan.

    "Pekerjaan yang berhubungan dengan penanganan perkara dan berkonsekuensi terhadap masa penahanan tersangka atau terdakwa," kata Ali.

    Baca: Kunjungan Tahanan KPK Diganti Konferensi Video

    Kemudian pekerjaan yang berhubungan dengan penetapan atau panggilan pengadilan pidana atau praperadilan sesuai peraturan di peradilan. Sepanjang dimungkinkan penundaan sidang, dapat diajukan permintaan penundaan sidang atau mengupayakan persidangan melalui mekanisme daring (online) melalui konferensi video (video conference).

    Pelayanan kantor harian seperti pengamanan atau kegiatan lain sesuai kebijakan biro umum juga diwajibkan masuk kantor. "Terakhir penyelesaian tugas yang masih tergantung dengan penggunaan sarana aplikasi desktop dan benar-benar tidak dapat dilakukan di rumah," kata Ali.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id