Tersangka Korporasi Karhutla Bertambah

    Cindy - 25 September 2019 17:26 WIB
    Tersangka Korporasi Karhutla Bertambah
    Ilustrasi pelaku. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan PT GBSM sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Perusahaan diduga lalai menangani api di lahan konsensi.  

    "Tersangka korporasi bertambah satu di Kalimantan Tengah," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu, 25 September 2019. 

    Sebelumnya, Polda Kalteng menetapkan satu tersangka korporasi, PT PGK.  Jumlah tersangka korporasi menjadi 15 perusahaan. Mereka tersebar di tujuh provinsi, yakni Riau, Sumatra Selatan (Sumsel), Jambi, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalsel) dan Lampung.

    PT AP di Riau ditangani Badan Reserse Kriminal (Bareskrim). Polda Riau mengusut PT SSS, sedangkan Polda Sumsel menangani PT BHL. 

    Polda Jambi menetapkan PT MAS sebagai tersangka. Polda Kalsel 'menggarap' PT MIB dan PT BIT. Sementara, Polda Kalbar menangani PT SAP dan PT SISU. 

    Lima tersangka ditetapkan dari Polda Lampung, yakni PT SIL, PT ILP, PT PML, PT PN7, dan PT SIL. "PT SIL ada dua laporan polisi, meskipun perusahaan yang sama, karena lahan konsesi yang terbakar berbeda, sehingga ditetapkan jadi tersangka," jelas Dedi. 

    Pemerintah mengklaim titik api karhutla di beberapa daerah menurun setelah hujan buatan turun. Titik api yang tersisa menjadi 1.129 per Rabu, 25 Septmber 2019. 

    Titik api yang tersisa berada di Riau (84 titik), Sumatra Selatan (165), Jambi (130), Kalimantan Barat (39), Kalimantan Selatan (61), dan Kalimantan Timur (175). Kalimantan Tengah memiliki titik api paling tinggi sebanyak 475 titik.

    Titik api turun drastis dibandingkan Sabtu, 14 September 2019, yang mencapai 4.012. Sementara itu, jumlah lahan yang terbakar sejak Januari hingga Agustus 2019 seluas 328 ribu hektare. Sebanyak 27 persen lahan berupa lahan gambut, sisanya lahan mineral.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id