Ma'ruf Optimistis Pemberantasan Korupsi Semakin Baik

    M Sholahadhin Azhar - 09 Desember 2019 12:13 WIB
    Ma'ruf Optimistis Pemberantasan Korupsi Semakin Baik
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin di peringatan Hari Antikorupsi se-dunia. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar
    Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin percaya pemberantasan korupsi di Indonesia semakin menunjukkan hasil positif. Sebab, tren Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia semakin baik. 

    "Transparency International Indonesia (TII) merilis skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia Tahun 2018 mengalami kenaikan satu poin dibandingkan dengan tahun 2017 yakni dari skor 37 menjadi 38," kata Ma'ruf Amin saat puncak peringatan Hari Antikorupsi se-Dunia (Hakordia) di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 9 Desember 2019.

    Menurut dia, peringatan Hari Antikorupsi Dunia bisa jadi momentum bagi seluruh pihak untuk menyadari bahaya praktik rasuah. Ma'ruf melihat kejahatan luar biasa ini bisa meruntuhkan sendi-sendi negara.

    Bagi Ma'ruf, korupsi merupakan kejahatan sistemik yang bisa menghambat investasi dan pembangunan. Alokasi sumber daya yang seharusnya bisa bermanfaat bagi masyarakat, justru dinikmati segelintir koruptor.

    Ma'ruf mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo saat pelantikan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019. Seluruh menteri dilarang keras korupsi.

    "Ciptakan sistem yang menutup celah terjadinya korupsi. Pernyataan ini merupakan komitmen pencegahan dan pemberantasan korupsi yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden," kata dia.

    Jokowi, kata Ma'ruf, juga memberikan arahan supaya pencegahan korupsi menyasar sektor perizinan dan sektor pelayanan publik. sebab, dua hal itu merupakan sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. 

    Pelayanan administrasi pertanahan, kesehatan, dan pendidikan tak boleh terganggu karena korupsi. Ma'ruf juga memastikan pemerintah terus melakukan perbaikan regulasi dan tata kelola pemerintahan. Misalnya, melalui pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mencakup e-planning, e-procurement, e-budgeting, dan e-government

    "Pemerintah juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk menutup peluang korupsi," kata Ma'ruf.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id