comscore

Permohonan Uji Materi Presidential Threshold Diprediksi Akan Ditolak MK

Yogi Bayu Aji - 02 Januari 2022 20:35 WIB
Permohonan Uji Materi <i>Presidential Threshold</i> Diprediksi Akan Ditolak MK
Ilustrasi: Medcom.id
Jakarta: Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, menilai permohonan uji materi terkait ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold bakal ditolak Mahkamah Konstitusi (MK). Argumen tentang demokrasi di balik permohonan uji materi itu dianggap tidak komprehensif. 

"Dengan begitu, maka demokrasi tidak terluka karena itu. Maka permohonan-permohonan yang ada itu tidak bakal lolos dan diterima. Tidak bakal diterima di Mahkamah Konstitusi," ujar Margarito, Minggu, 2 Januari 2022.

 



Menurut dia, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 telah menjelaskan dengan gamblang ihwal pengajuan calon presiden. Salah satunya menyangkut calon presiden dari partai politik (parpol) maupun bukan.

Baca: Presidential Threshold 0% Dinilai Akan Timbulkan Masalah Baru

"Pertanyaan hukumnya adalah apakah orang berindividu atau kelompok itu merupakan personaan dari parpol? Bagi saya tidak, karakter dari sifat hukumnya tidak. Tidak memungkinkan untuk menjadikan manusia-manusia individu itu sebagai persona di partainya," ucap dia.

Sebelumnya, sejumlah pihak menggugat presidential threshold ke MK agar menjadi 0 persen. Beberapa di antaranya ialah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Joko Yuliantono, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan dua anggota DPD Fachrul Razi asal Aceh serta Bustami Zainudin asal Lampung.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id