comscore

238 Kg Sabu dan 121 Kg Ganja Dimusnahkan

Siti Yona Hukmana - 20 Mei 2022 18:40 WIB
238 Kg Sabu dan 121 Kg Ganja Dimusnahkan
Pemusnahan barang bukti kasus narkoba/Medcom.id/Siti
Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memusnahkan ratusan kilogram narkoba jenis sabu dan ganja di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Barang haram itu hasil pengungkapan empat kasus pada April 2022. 

"Pemusnahan barang bukti narkoba sabu sebanyak 238 kilogram dan 121 kilogram ganja hasil pengungkapan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Dirjen Bea dan Cukai, Polda Aceh dan Polda Riau," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Mei 2022. 
Ramadhan mengatakan 13 tersangka ditahan dalam pengungkapan beberapa kasus ini. Semua tersangka berjenis kelamin laki-laki. 

"Disita dari empat kasus dengan tersangka berjumlah 13 orang," ungkapnya.

Baca: Pengedar Sabu-sabu Tewas Usai Ditangkap, Keluarga Minta Autopsi

Sementara itu, Dirtipidnarkoba Brigjen Krisno Halomoan Siregar menyebut pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan empat kasus itu telah sesuai aturan. Yakni Amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika. 

"Di Pasal 91 bahwa barang bukti narkotika setelah memperoleh penetapan dari Ketua Kejaksaan Negeri setempat untuk didisposal atau dimusnahkan, ini lah kegiatan yang kita lakukan saat ini," kata Krisno.

Sebelumnya, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Polda Riau, Polda Aceh, dan Ditjen Bea Cukai mengungkap empat kasus peredaran gelap narkotika jenis ganja dan sabu di sejumlah wilayah Indonesia. Kasus pertama terjadi di Aceh pada 4 April 2022, yang narkobanya dikirim dari Aceh ke Medan. 

Ada dua tersangka yang ditangkap dalam jaringan itu. Mereka ialah SY alias S, 29 selaku pengendali, dan U, 47 selalu kurir. 
 

Penyidik menyita empat karung ganja seberat 121,28 kilogram. Modus operandinya, dengan menerapkan penjemputan narkotika jenis ganja melalui jalur darat dengan menggunakan angkutan pribadi.

Kasus kedua, polisi bersama bea cukai berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan Malaysia-Indonesia dengan barang bukti 22 kilogram. Sebanyak dua tersangka selalu kurir berinisial HP alias H, 31 dan J, 30 ditangkap.

Sedangkan, satu tersangka lain yakni F masih dalam pencarian alias buron. Para tersangka ditangkap di Desa Beusamerano, Dusun Aman, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur pada 8 April 2022. 

Kasus ketiga, peredaran gelap narkoba jenis sabu jaringan Malaysia-Indonesia yang berlokasi di Bengkalis-Riau. Dalam kasus ini, polisi berhasil membekuk empat tersangka berinisial MN, 30 selaku kapten kapal pencari kurir, HA, 37 selaku kurir yang mencari dan menyewa speedboat, MD, 41selaku kurir, dan AM alias AT, 40 selaku pengendali.

Polisi menyita barang bukti sabu seberat 47 kilogram. Sebanyak satu tersangka berinisial HK dari Malaysia dan A alias D dari Bengkalis masih diburu. 

Kasus keempat, polisi berhasil mengungkap peredaran narkotika jaringan internasional Timur Tengah-Indonesia, dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 169,5 kilogram. Sebanyak lima tersangka ditangkap yakni AR alias R, 40 dan JF bin AR, 40 selaku ABK kapal kurir penjemput, ZK bin AG, 33 selaku kurir, MY bin AR, 39 dan SR bin SP, 31 selaku pengendali di darat.

(ADN)



Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id