Dugaan Pemalsuan Dokumen Vaksinasi Selebgram Helena Lim Diselidiki

    Siti Yona Hukmana - 20 Februari 2021 04:58 WIB
    Dugaan Pemalsuan Dokumen Vaksinasi Selebgram Helena Lim Diselidiki
    Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat. Medcom.id/Siti Yona Hukmana



    Jakarta: Polisi menyelidiki dugaan pemalsuan dokumen dalam vaksinasi selebgram Helena Lim. Dugaan adanya pemalsuan dokumen itu disampaikan Ombudsman Jakarta Raya.

    "Itu lah nanti kita lihat profilnya yang dimasukkan apa," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Februari 2021.




    Tubagus mengatakan yang berhak menerima vaksin adalah tenaga kesehatan (nakes). Polisi juga tengah menyelidiki benar tidaknya Helena termasuk kategori nakes.

    "Itu intinya yang berhak nerima vaksin adalah nakes. Pertanyaanya, apakah yang bersangkutan masuk ke dalam nakes, masih lidik," ujar Tubagus.

    Tubagus mengatakan hasil penyelidikan akan mengungkap semuanya. Dugaan pemalsuan data baru dapat dipastikan jika Helena bukan nakes.

    "(Kalau bukan nakes) berarti dia salah memasukkan identitas. Bisa (disebut memalsukan identitas)," ungkap Tubagus.

    Tubagus belum mau bicara banyak terkait dugaan pemalsuan identitas atau dokumen. Sebab, penyidik disebut masih melakukan klarifikasi.

    "Itu lah tadi saya sebutkan, masih ada yang perlu diklarifikasikan, baru naik ke gelar pekara (menentukan) naik sidik atau tidak," ucap dia.

    Ombudsman menduga adanya pemalsuan dokumen oleh Helena Lim karena pendataan peserta vaksinasi ditemukan tidak maksimal. Ada potensi pemalsuan dokumen dari pihak pemberi kerja kepada Helena Lim.

    Baca: Ombudsman Duga Ada Pemalsuan Dokumen di Vaksinasi Selebgram Helena Lim

    Helena memanfaatkan celah lemahnya verifikasi data manual tenaga penunjang kesehatan. Kesimpulan tersebut didapat setelah Ombudsman Jakarta Raya meminta keterangan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti. Dialog secara daring itu untuk mengkaji tata laksana vaksinasi pada tahap pertama yang diwarnai kesalahan target penyuntikan nakes.

    Selebgram Helena Lim viral di media sosial lantaran mendapat vaksinasi covid-19 di sebuah fasilitas kesehatan di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Padahal, vaksinasi covid-19 baru diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

    Video yang diunggah akun Instagram @helenalim899 menampilkan dirinya tengah mengantre untuk vaksinasi. Penyanyi sekaligus pengusaha itu tidak datang sendiri, melainkan bersama delapan rekannya.

    "Lagi ngantre vaksin, semoga setelah vaksin kita bisa ke mana-mana ya, semoga vaksinnya berhasil. Ada vaksin semuanya aman," kata Helena lewat akun Instagram miliknya.

    Helena mengabadikan seorang tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin ke bagian atas lengannya. Usai divaksin, Helena menunjukkan bekas suntikan tersebut di rekaman video.

    "Kita sudah vaksin yang pertama, dua minggu lagi kita vaksin yang kedua," ucap Helena.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id