Motif 6 Laskar FPI Menembak Polisi Belum Diketahui

    Candra Yuri Nuralam - 04 Januari 2021 18:36 WIB
    Motif 6 Laskar FPI Menembak Polisi Belum Diketahui
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Motif enam laskar Front Pembela Islam (FPI) menembak polisi di Tol Jakarta-Cikampek belum didapatkan. Polisi masih mendalami kasus ini.

    "Bareskrim belum sampai pada kesimpulan, masih proses penyidikan," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada Medcom.id, Senin, 4 Januari 2021.

    Masyarakat diminta menyerahkan pendalaman kasus ini ke aparat keamanan. Polisi butuh waktu lebih untuk mendalami kasus ini.

    "Tunggu kesimpulan dari Bareskrim maka akan jelas kasusnya," ucap Rusdi.

    Baku tembak antara laskar FPI dan polisi bermula dari gesekan di depan Hotel Novotel, Jalan Interchange, Karawang, Jawa Barat. Kendaraan polisi sempat dipepet mobil Toyota Avanza milik anggota FPI hingga ke pinggir jalan.

    Baca: Komnas HAM Belum Simpulkan Status Kasus Baku Tembak FPI-Polisi
     
    Toyota Avanza itu langsung kabur setelah memepet mobil petugas. Kemudian, mobil Chevrolet Spin berisi enam anggota FPI dari arah belakang berhenti di depan kendaraan polisi.
     
    Empat anggota FPI keluar dari mobil. Mereka menenteng senjata tajam lalu memukul mobil polisi. Polisi lalu keluar dari mobil dan melepaskan tembakan peringatan.

    Tembakan ini membuat empat anggota FPI kembali ke dalam mobil. Dua orang yang berada di dalam mobil Chevrolet Spin melepaskan tiga tembakan ke arah mobil polisi saat melaju ke Jembatan Badami menuju Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek.
     
    Baku tembak dan kejar-kejaran sempat terjadi di Jembatan Badami. Mobil Chevrolet Spin anggota FPI kemudian masuk Tol Jakarta-Cikampek menuju rest area KM 50.
     
    Mobil milik anggota FPI itu diadang saat keluar rest area KM 50. Sebanyak empat polisi mengempung mobil Chevrolet Spin tersebut. Empat anggota FPI ditangkap.
     
    Saat polisi memeriksa mobil, dua anggota FPI sudah tewas. Kedua anggota FPI itu diduga terluka saat insiden baku tembak di Jembatan Badami, Karawang, Jawa Barat.
     
    Sebanyak empat anggota FPI yang ditangkap tidak diborgol saat dibawa mobil polisi. Tiga anggota FPI duduk di kursi paling belakang dan satu anggota duduk di sebelah polisi di bagian tengah mobil.
     
    Saat mobil polisi melaju tak jauh dari rest area, tepatnya KM 51 Tol Jakarta-Cikampek, keempat anggota FPI itu mencoba merebut senjata api milik polisi. Aksi itu direspons dengan tembakan.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id