Banyak Aturan Digugat, Pemerintah Didesak Revitalisasi Hukum

    Anggi Tondi Martaon - 29 April 2021 16:10 WIB
    Banyak Aturan Digugat, Pemerintah Didesak Revitalisasi Hukum
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Ribuan uji materi terkait aturan perundang-undangan digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pemerintak didesak merevitalisasi hukum agar sesuai dengan Pancasila.

    “Selama ini masih saja ditemukan keluhan dari warga tentang peraturan perundang-undangan yang dibentuk mengandung muatan diskriminatif dengan tidak mengingat keragaman bangsa Indonesia yang berbineka,” kata Ketua Pokja Hukum Panitia Nasional Kongres IV PA GMNI, Bayu Dwi Anggono, melalui keterangan tertulis, Kamis, 29 April 2021. 






    Sejak berdiri pada 2003, MK telah memutus 3.075 perkara. Mayoritas perkara ialah pengujian undang-undang, yakni 1.392 atau 43 persen dari total perkara yang diputus.

    Baca: Pendapat Hakim MK Soal Uji Materi UU KPK Diyakini Bakal Terbelah

    Bayu mengatakan tak sepenuhnya putusan terkait hal itu dikabulkan. MK hanya mengabulkan 267 permohonan terkait uji materi undang-undang, sedangkan 498 lainnya ditolak.

    Dia menyebut kondisi itu mendesak pemerintah merevitalisasi pembangunan hukum. Dengan begitu konstruksi hukum sepenuhnya didasari Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

    "Dengan revitalisasi ini maka Pancasila akan dijadikan sebagai paradigma dalam berhukum oleh segenap bangsa Indonesia," kata dia.

    Menurut dia, hukum harus bisa menjadi sarana utama mencapai tujuan bersama. Hal ini sesuai pembukaan UUD 1945, yakni menuju masyarakat yang berkeadilan sosial.

    PA GMNI membuat webinar nasional bertajuk 'Revitalisasi Pembangunan Hukum Berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika' untuk mendiskusikan hal itu. Kegiatan virtual pada Jumat sore, 30 April 2021, itu merupakan rangkaian Prakongres IV PA GMNI yang digelar di Bandung, Juni 2021.

    Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah bakal hadir dalam seminar daring itu. Hakim Konstitusi Arief Hidayat dan Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta Jamal Wiwoho turut mengisi webinar.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id