Pengamat: Seleksi Cakim Idealnya Menunggu RUU Jabatan Hakim

    Antara - 07 November 2017 10:12 WIB
    Pengamat: Seleksi Cakim Idealnya Menunggu RUU Jabatan Hakim
    Oce Madril. Foto: Immanuel Antonius/MI
    medcom.id, Jakarta: Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM), Oce Madril menilai seharusnya seleksi calon hakim (cakim) dapat ditunda. Sebab, RUU Jabatan Hakim (RUU JH) belum diundangkan.

    "Tetapi ini tentu membutuhkan waktu," ujar Oce ketika dihubungi di Jakarta, Selasa 7 November 2017.

    Menurut Oce bila memang kondisi kebutuhan hakim sangat mendesak, maka seleksi calon hakim ini setidaknya dilakukan secara transparan dan melibatkan banyak pihak. "Kita bicara seleksi calon hakim, dan saya adalah salah satu yang tidak sepakat dengan seleksi seperti PNS ini. Karena hakim adalah pejabat negara," ujar Oce.

    Dia berpendapat untuk mencari seorang calon hakim, diperlukan penelusuran kapabilitas dan integritas seseorang. "Karena di pundak mereka inilah nantinya keadilan dan hukum di Indonesia ditegakkan," tegas Oce.

    Baca: Menyoroti RUU Jabatan Hakim

    Oce kemudian menilai terlibatnya Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), serta akademisi perguruan tinggi tidaklah cukup substansial.

    "Sekali lagi karena hakim adalah pejabat negara, sehingga di dalam panitia seleksi seharusnya melibatkan banyak pihak lain seperti seleksi pejabat negara pada umumnya," jelas Oce.

    Oce kemudian menyebutkan panitia seleksi seharusnya melibatkan pihak-pihak seperti Ombudsman RI, Komisi Yudisial, Pemerintah itu sendiri, akademisi, dan pihak berkepentingan lainnya.

    Baca: Evaluasi Profesi Diusulkan Masuk RUU Jabatan Hakim

    Pada kesempatan yang berbeda, Sekretaris MA Achmad Setyo Pudjoharsoyo menyatakan, seleksi calon hakim 2017 di lingkungan MA, dilaksanakan mengingat kebutuhan hakim di berbagai wilayah di Indonesia yang sudah mendesak. Sehingga tidak bisa menunggu hingga RUU Jabatan Hakim diundangkan.

    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id