MA Berjanji Hati-hati Memutus PK Koruptor

    Fachri Audhia Hafiez - 15 Maret 2019 13:33 WIB
    MA Berjanji Hati-hati Memutus PK Koruptor
    Juru Bicara MA, Hakim Agung Andi Samsan Nganro - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
    Jakarta: Mahkamah Agung (MA) mengaku tak mudah memutus peninjauan kembali (PK) yang diajukan terpidana korupsi. MA perlu pertimbangan hukum yang matang.

    "PK itu perkara yang sudah inkrah jadi enggak semudah itu (diputus)," kata Juru Bicara MA, Hakim Agung Andi Samsan Nganro kepada Medcom.id ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat, 15 Maret 2019.
    Andi menjelaskan putusan diserahkan sepenuhnya kepada hakim yang memutus perkara. Dia juga bilang hakim perlu pertimbangan berdasarkan hukum, berkeadilan, dan fakta perkara.

    "Ya, kita pelajari. Kita akan putuskan menurut hukumnya," ujar Andi.

    Sejauh ini MA telah menerima puluhan PK dari terpidana korupsi. Namun, dia tak memerinci pihak-pihak yang mengajukan PK. 

    (Baca juga: Mahkamah Agung Selektif atas Peninjauan Kembali Koruptor)

    Beberapa di antara PK yang masuk, sedang dipelajari, seperti PK Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

    "Sudah sebagian yang putus yang putus itu seperti mantan Menteri Kesehatan sudah ditolak PK-nya. Beberapa perkara lain yang ada datanya sama saya itu baru mantan menteri kesehatan itu, ketua DPD," ucap Andi.

    Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta MA menolak semua PK yang diajukan para koruptor. Meski diatur undang-undang, PK dinilai menjadi celah para koruptor untuk lepas dari jerat hukum.

    ICW mencatat, ada 24 koruptor yang mengajukan peninjauan kembali kepada MA sepanjang 2018. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga dinilai harus mengawasi seluruh proses, tidak hanya melakukan penangkapan dan penahanan.
     
    "Kami meminta KPK mengawasi jalannya persidangan serta hakim yang memeriksa peninjauan kembali terpidana korupsi," kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhan di Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Maret 2019.
     



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id