Lucinta Luna Diizinkan Pakai Rambut Palsu Rutan

    Siti Yona Hukmana - 13 Februari 2020 15:45 WIB
    Lucinta Luna Diizinkan Pakai Rambut Palsu Rutan
    Polisi menghadirkan artis Lucinta Luna (tengah) pada rilis kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu, 12 Februari 2020. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
    Jakarta : Artis Lucinta Luna mengganti rambut palsunya saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat tadi pagi. Wig yang mulanya pirang pendek berganti menjadi gimbal panjang.

    Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dir Tahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam menyebut Lucinta diperbolehkan menggunakan wig. Alasannya, status gender Lucinta telah berganti menjadi perempuan.

    "Pemakaian wig di rutan bisa ditoleransi tergantung keadaannya," kata Barnabas saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020.

    Barnabas menyebut laki-laki tidak diizinkan menggunakan wig. Bahkan tahanan laki-laki wajib mencukur rambut. Namun, Lucinta boleh menggunakan wig karena dianggap tahanan perempuan.

    Tahanan perempuan juga diizinkan menggunakan bedak. Lucinta pun diperbolehkan membawa bedak masuk sel.

    Polisi menyediakan sel khusus di blok perempuan untuk Lucinta Luna. Lucinta akan ditempatkan seorang diri meski sel berkapasitas lima orang.

    Polisi mengaku tak permasalahkan jenis kelamin. Namun, polisi khawatir Lucinta mengalami perundungan jika ditempatkan di rumah tahanan pria.

    Lucinta Luna Diizinkan Pakai Rambut Palsu Rutan
    Polisi menghadirkan artis Lucinta Luna (tengah) pada rilis kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu, 12 Februari 2020. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

    Lucinta ditangkap di Apartemen Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Februari 2020. Polisi menemukan sejumlah barang bukti dari lokasi penangkapan.

    Di antaranya, dua pil ekstasi di dalam tempat sampah. Sementara lima pil riklona dan tujuh tramadol ditemukan di dalam tas Lucinta Luna.
     
    Dari hasil tes urine, Lucinta positif mengonsumsi obat penenang jenis benzo. Lucinta ditahan hingga 20 hari ke depan dalam sel khusus di tahanan blok wanita di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

    Dia dijerat Pasal 62 Juncto 71 UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman empat tahun penjara.



     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id