Blessmiyanda Melawan, Laporkan PNS DKI atas Pencemaran Nama Baik

    Wandi Yusuf - 29 April 2021 15:45 WIB
    Blessmiyanda Melawan, Laporkan PNS DKI atas Pencemaran Nama Baik
    Eks Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi DKI Jakarta Blessmiyanda. DOK Pemprov DKI



    Jakarta: Eks Kepala Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi DKI Jakarta Blessmiyanda merespons hukuman disiplin berat atas kasus pelecehan seksual. Dia bakal melaporkan PNS DKI berinisial IGM ke kepolisian.

    "Klien saya akan melaporkan pencemaran nama baik terhadap apa yang dilakukan IGM," ujar pengacara Blessmiyanda, Suriaman Pandjaitan, melalui keterangan tertulis, Jumat, 29 April 2021.






    Menurut dia, laporan IGM sebagai pegawai di BPBJ DKI tidak jelas. Khususnya terkait bentuk pelecehan yang dilakukan Blessmiyanda. 

    Baca: Terbukti Lecehkan Anak Buah, Blessmiyanda Dijatuhi HUkuman Disiplin Berat

    IGM juga disebut mengajukan bukti berupa rekaman yang diambil secara ilegal. Suriaman mengatakan dalam rekaman itu ada unsur keakraban antara IGM dan kliennya, dan ada suara orang lain di rekaman tersebut.

    "Dalam rekaman itu terdengar pula suara orang lain yang berarti IGM dan klien saya tidak hanya berdua di dalam ruangan tersebut. Bagaimana bisa dianggap sebagai pelecehan seksual?" kata Suriaman.

    Kemudian, dia menduga IGM menyebarkan berita bohong kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan sejumlah media. Misalnya, terkait korban pelecehan seksual Blessmiyanda lebih dari satu orang.

    "Hal itu sama sekali tidak benar dan patut diduga sebagai berita bohong. Nama baik klien saya telah dirusak. Karakternya telah dibunuh. Semua prestasi yang ia bangun selama beberapa dekade hancur karena fitnah," kata Suriaman.

    Menurut dia, hal itu merupakan tindakan pidana serius yang bisa diproses hukum. Blessmiyanda dipastikan bakal melaporkan IGM ke polisi.

    "Membawa perkara ini ke ranah hukum pidana adalah hak klien saya sebagai warga negara Indonesia. Indonesia adalah negara hukum," kata Suriaman.

    Sebelumnya, Inspektorat DKI Jakarta telah memutuskan Blessmiyanda bersalah. Hal tersebut diputuskan berdasarkan hasil pemeriksaan.

    "Maka terhadap Pegawai Negeri Sipil atas nama Blessmiyanda terbukti melakukan perbuatan yang merendahkan martabat Pegawai Negeri Sipil," ujar Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, di Balai Kota Jakarta, Rabu, 28 April 2021.
     
    Blessmiyanda melanggar Pasal 3 angka 6, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Aturan menyebut setiap PNS wajib menjunjung tinggi kehormatan negara pemerintah dan martabat PNS. Apa yang dilakukan Blessmiyanda sudah merendahkan, karena terbukti dilakukan di kantor dan pada jam kantor.
     
    Blessmiyanda dijatuhkan hukuman disiplin tingkat berat. "Sanksinya berupa pembebasan dari jabatan lalu dikenakan pemotongan penghasilan tunjungan penghasilan pegawai (TPP) selama 24 bulan sebesar 40 persen," jelas Sigit.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id