Polisi Investigasi Kematian Cai Changpan

    Yurike Budiman - 17 Oktober 2020 19:07 WIB
    Polisi Investigasi Kematian Cai Changpan
    Ilustrasi. Polisi kumpulkan bukti dan keterangan saksi seputar bunuh diri Cai Changpan, terpidana mati yang kabur dari Lapas Tangerang Banten. Medcom.id/M Rizal
    Jakarta: Kepolisian menginvestigasi kasus bunuh diri Cai Changpan alias Cai Ji Fan, terpidana mati kasus narkoba yang kabur dari Lapas Tangerang Banten. Petugas mengumpulkan alat bukti dan keterangan sejumlah saksi.

    "Kondisinya ada tali, dan alat bukti serta keterangan saksi masih kita kumpulkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu, 17 Oktober 2020.

    Cai Changpan ditemukan bunuh diri dengan kondisi tergantung dalam sebuah pabrik pembakaran ban di kawasan Hutan Jasinga, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 17 Oktober 2020. Jenazah buron asal Tiongkok tersebut dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi.

    Baca: Cai Changpan Tewas Gantung Diri di Hutan Jasinga Bogor

    Bunuh diri Cai Changpan ini ditangani tenaga ahli dari tim kedokteran forensik Polri. "Untuk mengetahui sudah berapa lama meninggalnya. Kita akan sampaikan lagi nanti hasil pendalaman oleh penyidik seperti apa," kata Yusri.

    Chai Cangpan ditemukan tewas sekitar pukul 10.30 WIB, Sabtu, 17 Oktober 2020. Dia bunuh diri di dalam sebuah pabrik pembakaran ban di kawasan Hutan Jasinga yang bersebelahan dengan Hutan Tenjo.

    Baca: Warga Tenjo Tak Tahu Cai Changpan Sedang Dicari Polisi

    Chai Changpan sempat menemui istrinya dan memasuki pemukiman warga, di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hal tersebut dikuatkan dari keterangan beberapa warga yang melihat dan menyampaikan kepada Ketua RT 01 Desa Cilaku, Pendi, 67.

    "Cai Changpan sempat pulang kerumah istrinya yang berada di Desa Cilaku, Senin pagi, 5 Oktober 2020. Tapi saya tidak melihat dia karena ketika dia pulang hanya mampir sebentar," kata Pendi saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Terpidana hukuman mati itu kabur dari Lapas Kelas 1 Tangerang pada Senin malam, 14 September 2020. Cai Changpan melarikan diri dengan melubangi kamar tahanan sampai gorong-gorong di belakang lapas.
     
    Lubang sepanjang 30 meter itu dibuat selama delapan bulan. Cai sebelumnya disebut menggali lubang menggunakan alat dari lokasi pembangunan dapur di lapas.

    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id