Komjen Listyo Diminta Fokus Perangi Kejahatan Jalanan dan Kerah Putih

    Al Abrar - 17 Januari 2021 16:27 WIB
    Komjen Listyo Diminta Fokus Perangi Kejahatan Jalanan dan Kerah Putih
    Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.



    Jakarta: Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo diharapkan mampu menekan tingkat kejahatan jalanan dan kerah putih. Apalagi Listyo mempunyai segudang prestasi dari menjabat Kapolres, Kapolda, hingga Kabaresrim Polri. 

    Guru Besar Hukum Universitas Soedirman, Hibnu Nugroho mengatakan penunjukan Listyo sebagai calon Kapolri dinilai langkah yang tepat. Sebab, tingkat kejahatan ke depan diperkirakan bakal tinggi termasuk kejahatan jalanan.






    “Pak Listyo itu orang Reskrim. Kedepan, masalah-masalah kejahatan itu tinggi sekali sehingga dibutuhkan fokus polisi yang mampu menangani kejahatan-kejahatan kerah putih,” kata Guru Besar Hukum Universitas Soedirman, Hibnu Nugroho, Minggu, 17 Januari 2021.

    Selain itu, Hibnu mengatakan rencana strategis Polri di era global dan geopolitik internasional tentu sudah diletakkan oleh Kapolri sebelum-sebelumnya. Sehingga, Komjen Listyo tinggal melanjutkan saja.

    “Semboyan polisi sekarang itu promoter yakni profesional, modern dan terpercaya. Saya kira itu tinggal mengembangkan dengan mengantisipasi kejahatan-kejahatan lain. Saya kira rakyat semakin percaya, rakyat semakin terlindungi dengan permasalahan-permasalahan kasus hukum maupun kamtibmas yang terus berkembang di tengah-tengah masyarakat,” kata Hibnu.

    Baca: Pencalonan Komjen Listyo Sebagai Kapolri Dinilai Bikin Resah Tiga Kelompok

    Hibnu juga memandang Komjen Listyo sebagai sosok polisi yang reformis dan terbuka terhadap permasalahan internal Polri. Terbukti, ketika ada kasus yang menyeret anggota Bareskrim Polri diusut tuntas secara transparan.

    “Sehingga, siapa pun yang kena persoalan hukum itu harus ditindak. Jadi, Pak Listyo kelihatannya profesional. Saya kira momen kasus Djoko Tjandra untuk bersih-bersih, karena bagaimana pun juga Polri masih jadi sorotan,” ujarnya.

    Diketahui, Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan jajaran kepolisian telah memberantas kejahatan jalanan (street crime) khususnya begal, dengan penuntasan 3.900 perkara dari 5.349 perkara yang dilaporkan sepanjang tahun 2020. 

    Secara keseluruhan, kata Idham, jumlah kejahatan yang dilaporkan sebanyak 238.384 perkara dengan penyelesaian 173.035 perkara atau mencapai 73 persen. “Capaian tersebut meningkat 2 persen dibanding 2019," kata Idham.

    Tahapan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo telah digelar sejak Kamis, 14 Januari 2021. Komisi III DPR memeriksa transaksi keuangan Listyo.
     
    Kemudian pada Senin, 18 Januari 2021, Komisi III DPR akan menggelar rapat dengar pendapat umum dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Rapat mengenai proses pengajuan calon Kapolri hingga rekam jejak Listyo.
     
    Pada Selasa 19 Januari 2021, Listyo akan memaparkan makalah terkait visi dan misi Polri ke depan. Rangkaian diakhiri dengan tanya jawab fit and proper test terhadap Listyo.

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id