Perantara Suap Bowo Sidik Divonis Dua Tahun Bui

    Kautsar Widya Prabowo - 13 November 2019 18:34 WIB
    Perantara Suap Bowo Sidik Divonis Dua Tahun Bui
    Perantara suap kasus korupsi mantan anggota DPR Bowo Sidik Pangarso, M Indung Andriani menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Foto: MI/Pius Erlangga
    Jakarta: Direktur Keuangan PT Inersia, M Indung Andriani, divonis dua tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider satu bulan kurungan. Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menyatakan Indung tebukti terlibat suap terkait kontrak kerja sama penyewaan kapal serta pengangkutan antara PT HTK dan PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG).

    "Menyatakan terdakwa M Indung Andriani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," ujar Hakim Fahzal Hendri dalam sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 13 November 2019.

    Indung dinilai menerima uang US$128.733 dan Rp311 juta dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Asty Winasti, dan Direktur PT HTK, Taufik Agustono. Fulus diberikan secara bertahap untuk diteruskan kepada eks anggota DPR Bowo Sidik Pangarso. 

    Uang yang diterima Indung sebagai commitment fee Bowo karena membantu PT HTK menjalin kontrak kerja sama penyewaan kapal dan pengangkutan dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG). Pekerjaan itu untuk kepentingan distribusi amonia.

    Indung melanggar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP, Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

    Hakim juga mengabulkan permohonon Indung sebagai justice collaborator. Vonis lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jaksa menuntut Indung empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider satu bulan kurangan.

    Hakim memberi tenggat waktu tujuh hari untuk Indung mengajukan banding atau tidak. Hal itu juga berlaku kepada jaksa. 



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id