Dirut PDAM Indramayu Diperiksa KPK

    M Sholahadhin Azhar - 14 November 2019 14:29 WIB
    Dirut PDAM Indramayu Diperiksa KPK
    Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Media Indonesia.
    Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur Utama PDAM Kabupaten Indramayu Tatang Sutardi. Dia diperiksa terkait kasus dugaan suap proyek lingkungan pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019.

    "Yang bersangkutan kami panggil sebagai saksi untuk tersangka SP (Bupati nonaktif Indramayu Supendi)," kata juru bicara Febri Diansyah ketika dikonfirmasi, Kamis, 14 November 2019.

    KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang lain. Mereka yakni Direktur PT Wijaksana Putra Mulya Kaswadi dan Direktur PT Rizki Daya Cipta Rizki Ramadani. Keduanya diperiksa untuk keperluan yang sama.

    Supendi diduga menerima Rp200 juta dengan rincian, Rp100 juta pada Mei 2019 dan Rp100 juta pada Minggu, 14 Oktober 2018. Dana itu digunakan untuk membayar dalang wayang kulit dan pembayaran gadai sawah.

    Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah menerima Rp350 juta dan sepeda. Sebanyak Rp150 juta diterima dua kali pada Juli 2019. Kemudian, Rp200 juta dua tahap selama September 2019 dan sepeda merk NEO seharga sekitar Rp20 juta.

    Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triyono disinyalir menerima Rp560 juta. Uang itu diterima dalam lima tahap pada kurun waktu Agustus hingga Oktober 2019. Uang yang diterima Omarsyah dan Wempy diduga untuk kepentingan Supendi, pengurusan pengamanan proyek, dan kepentingan sendiri.

    Supendi, Omarsyah, dan Wempy selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Kontraktor Carsa selaku pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id