Polri Klaim Laju Pengungkapan Kasus Novel Signifikan

    Cindy - 11 Desember 2019 18:12 WIB
    Polri Klaim Laju Pengungkapan Kasus Novel Signifikan
    Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra. Foto: Medcom.id/Cindy
    Jakarta: Polri meminta masyarakat bersabar terkait perkembangan baru kasus penyiraman air keras pada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Temuan bakal diungkap sesegera mungkin. 

    "Mohon bersabar, kita akan sampaikan setelah semuanya dapat diungkap dan layak disampaikan hingga pekerjaan tim teknis selesai," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan Rabu, 11 Desember 2019. 

    Asep menuturkan tim teknis bekerja keras mengungkap kasus penyerangan tersebut. Dia mengakui ada perkembangan dalam penyelidikannya. 

    "(Perkembangannya) signifikan. Artinya sudah ada bukti-bukti perkembangan dari penyelidikan sebelumnya. Nanti pada waktunya akan disampaikan kepada publik," kata Asep. 

    Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Jenderal Idham Azis segera mengumumkan pelaku penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Kasus penyerangan itu diklaim menemui titik terang. 

    "Saya tidak bicara masalah bulan, kalau saya bilang secepatnya berarti dalam waktu (hitungan) hari," kata Jokowi di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.

    Jokowi telah mendapatkan laporan lengkap dari Idham pada Senin, 9 Desember 2019. Kepala Negara menyebut terdapat perkembangan signifikan dalam kasus penyiraman air keras itu.

    Dua orang tak dikenal menyiram air keras kepada Novel pada Selasa, 11 April 2007. Aksi itu dilakukan saat Novel pulang dari Masjid Jami Al Ihsan, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, usai menjalani salat Subuh.

    Novel dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading Jakarta Utara kemudian dirujuk ke Jakarta Eye Center di Menteng, Jakarta Pusat. Selanjutnya, Novel menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura pada 12 April 2017.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id