Kejagung Terima SPDP Kasus Robertus

    Lukman Diah Sari - 12 Maret 2019 13:05 WIB
    Kejagung Terima SPDP Kasus Robertus
    Robertus Robet - Foto: instagram.
    Jakarta: Kejaksaan Agung telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus dugaan penghinaan terhadap TNI atas tersangka Robertus Robert. SPDP yang diterima bernomor: B/32/III/2019/Dittipidsiber tanggal 11 Maret 2019. 

    "Dengan diterimanya SPDP, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung telah menerbitkan surat perintah penunjukan Tim Jaksa Penuntut Umum (P.16) yang beranggotakan tiga orang Jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Mukri, di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa, 12 Maret 2019. 

    Mukri membeberkan, perkara yang menjerat Robertus Robet yakni dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan menyebarkan berita bohong (hoaks) dan/atau penghinaan terhadap penguasa atau badan umum yang ada di Indonesia.

    "Untuk saat ini masih menunggu pengiriman berkas perkara dari Penyidik Dit Siber Bareskrim Polri," tambahnya.

    Baca juga: Moeldoko Ingatkan Masyarakat Tak Kebablasan Berekspresi

    Aktivis Robertus Robet ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Mabes Polri, Rabu, 6 Maret 2019 malam. Robet diduga melakukan penghinaan terhadap TNI saat melakukan aksi Kamisan pada akhir Februari. Saat aksi dia menolak dwifungsi tentara.

    Dwifungsi adalah gagasan yang diterapkan oleh Orde Baru yang menyebutkan bahwa TNI memiliki dua tugas; menjaga keamanan dan ketertiban negara dan memegang kekuasaan serta mengatur negara. Dwifungsi dihapuskan pasca-Reformasi 1998.

    Robertus Robet kemudian disangkakan melanggar Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 207 KUHP.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id