• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pelaporan terhadap Fadli Zon

Tsamara Amany Berpeluang Dipanggil Polisi

Lukman Diah Sari - 12 Oktober 2018 12:34 wib
Juru bicara Bidang Hukum PSI Rian Ernest/Medcom.id/Lukman Diah
Juru bicara Bidang Hukum PSI Rian Ernest/Medcom.id/Lukman Diah Sari

Jakarta: Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany berpeluang diperiksa  penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri. Juru bicara Bidang Hukum PSI Rian Ernest menyebut koleganya itu dipanggil untuk melengkapi berkas pelaporan terhadap Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

"Misalnya kemungkinan akan dipanggil Tsamara Amany Alatas mungkin, karena dia juga mengetahui (cuitan Fadli Zon). Atau mungkin juga Guntur Romli," ujar Rian usai diperiksa di Direktorat Siber Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018.

Baca: Politikus PSI Dicecar Belasan Pertanyaan

Rian menganggap rekan-rekannya perlu dipanggil karena jika keterangan hanya bersumber dari dirinya dirasa kurang lengkap. Rian sudah dicecar belasan pertanyaan dalam kasus cuitan lagu 'Potong Bebek Angsa PKI', hari ini.

"Lalu saya diminta menjelaskan detail," ucap dia.

Rian melaporkan Fadli ke Bareskrim Polri pada 25 September 2018. Fadli diduga melanggar UU Nomor 1 Tahun 1945 tentang KUHP, UU Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE Pasal 28 ayat 2, 14 ayat 1 atau 2, dan Pasal 15 KUHP. Laporan soal lagu 'Potong Bebek Angsa PKI' terhadap Fadli Zon tertuang dalam LP/B/1189/IX/2018/BARESKRIM tanggal 25 September 2018.


(OJE)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.