• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Dirjen PAS Diduga Terima Tas Mewah dari Kalapas Sukamiskin

Juven Martua Sitompul - 07 Desember 2018 20:40 wib
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Sri Puguh Budi Utami mendapat tas mewah dari mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Wahid Husen. Tas itu bermerek Louis Vuitton.
 
"Kami dapat info awal pemberian sebuah tas yang ditujukan pada Dirjen, itu dugaan yang kami dapat saat proses penyidikan," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 7 Desember 2018.
 
Pada persidangan sebelumnya, Wahid didakwa menerima uang dari terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah. Bahkan, Wahid juga menerima sejumlah uang dan fasilitas dari terpidana lain yakni Tubagas Chaeri Wardhana alias Wawan, dan Fuad Amin Imron.

Baca: Dirjen PAS Dicecar Soal Fasilitas Mewah di Sukamiskin

Wahid menerima tas merek Louis Vuitton dari Fahmi Darmawansyah pada Juli 2018, kemudian diserahkan kepada Sri Puguh sebagai kado ulang tahun. Namun, pada proses penyidikan Sri Puguh telah mengembalikan tas tersebut kepada penyidik.
 
Saat ini, tas disita dan menjadi barang bukti untuk perkara Wahid. "Kami belum mengatakan terbukti atau tidak, karena persidangan masih jalan, nanti kita lihat di fakta persidangan," ujar dia.
 
Wahid didakwa menerima sejumlah uang dari Fahmi Darmawansyah, Wawan dan Fuad Amin. Dari Fahmi, Wahid menerima 1 unit mobil jenis Double Cabin 4x4 merek Mitsubishi Triton, sepasang sepatu boot, sepasang sendal merk Kenzo, 1 buah tas clutch bag merk Louis Vuitton dan uang sekitar Rp39,5 juta.
 
Kemudian, Wahid menerima uang sebanyak Rp63,3 juta dari Wawan. Sedangkan, dari Fuad Amin, Wahid menerima uang sejumlah Rp71 juta, fasilitas pinjaman mobil Toyota Innova serta biaya menginap di hotel Ciputra Surabaya selama dua malam.




(FZN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.