Kasus-kasus 'Panas' di Lemari Kejaksaan Agung

    Yogi Bayu Aji - 24 Agustus 2020 14:40 WIB
    Kasus-kasus 'Panas' di Lemari Kejaksaan Agung
    Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2020. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
    Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi sorotan. Hal itu lantaran markas pusat Korps Adhyaksa hangus dilalap api. Peristiwa ini membuat geger mengingat Jaksa Agung Hasil ST Burhanuddin dan jajaran tengah membongkar beberapa kasus yang mendapat perhatian publik.

    Kebakaran terjadi di Gedung Kejaksaan Agung Jalan Sultan Hasanuddin Dalam, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pukul 19.10 WIB, Sabtu, 22 Agustus 2020. Api baru takluk setelah pemadam kebakaran (damkar) bekerja keras selama 11 jam.

    Api menjalar di ruang kerja Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, Biro Perencanaan dan Keuangan, Biro Pembinaan, Intelijen, dan Biro Kepegawaian. Sementara itu, data-data kasus yang ditangani Kejaksaan Agung dipastikan aman.

    "Kami punya backup data dan itu sudah diantisipasi apabila terjadi sesuatu maka langkah pertama langkah kedua sudah diantisipasi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Hari Setiyono di Jakarta, Minggu, 23 Agustus 2020.

    Baca: Konstruksi Bangunan Hingga Instalasi Listrik Kejagung Diperiksa

    Hari mengungkapkan Kejagung memiliki pusat rekam data. Data tersebut dapat digunakan sesuai fungsi. Selain itu, beberapa data tersimpan di kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri, khususnya terkait data kepegawaian. 
     
    "Berkas perkara aman 100 persen," tutur dia.

    Di sisi lain, Medcom.id mencatat setidaknya ada tiga kasus 'panas' yang sedang ditangani Kejaksaan Agung. Kasus-kasus ini menjerat orang dalam di kejaksaan hingga melibatkan fulus yang tak sedikit. Berikut perkara hangat yang mendapat sorotan:

    1. Jiwasraya

    Kasus dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menjadi salah satu kasus yang mendapat sorotan serius. Kasus ini sudah ditangani Kejaksaan Agung sejak akhir 2019. 

    Per Juni 2020, enam terdakwa dibawa ke meja hijau. Mereka di antaranya Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro, Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat, dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.
     

    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id