Anak Bupati Nonaktif Sidoarjo Dipanggil KPK

    Candra Yuri Nuralam - 19 Februari 2020 11:40 WIB
    Anak Bupati Nonaktif Sidoarjo Dipanggil KPK
    Ilustrasi KPK. Foto: MI
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Achmad Amir Aslichim. Dia bakal diperiksa terkait dugaan suap pengadaan proyek infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo.

    "Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka IBN (Ibnu Ghofur)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Februari 2020.

    Anak Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah, itu bakal didalami hubungannya dengan Ibnu. Keterangan Amir dibutuhkan penyidik untuk pendalaman bukti. 

    KPK menetapkan enam tersangka kasus dugaan suap proyek di Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo. Keenamnya, Bupati Sidoarjo 2010-2015 dan 2016-2021 Saifulah Ilah; Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih. 

    Anak Bupati Nonaktif Sidoarjo Dipanggil KPK
    Kekayaan Bupati nonaktif Sidoarjo Saiful Ilah. Foto: Medcom.id 

    Kemudian, pejabat pembuat komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Judi Tetrahastoto; dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan, Sanadjihitu Sangadji. Serta wiraswasta Ibnu Ghofur dan Totok Sumedi.
     
    Saiful tertangkap tangan menerima uang dari Ghofur, Selasa, 7 Januari 2020. Penyidik menyita Rp1,8 miliar dalam operasi senyap itu. 

    Saiful dan tiga pejabat Pemkab Sidoarjo dijerat Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
     
    Ibnu dan Totok dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id