27 Pemilik Rekening Saham Diperiksa Terkait Jiwasraya

    Antara - 18 Februari 2020 10:22 WIB
    27 Pemilik Rekening Saham Diperiksa Terkait Jiwasraya
    Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: Penyidik Kejaksaan Agung memeriksa 38 saksi terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sepanjang Senin, 17 Februari 2020. Sebanyak 27 di antaranya merupakan pemilik rekening saham.

    "Cross check kepemilikan rekening saham saja. Ada keterlibatan dalam perbuatan jahat atau tidak," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono melansir Antara, Selasa, 18 Februari 2020. 

    Sementara itu, 11 saksi lainnya yang diperiksa berasal dari ragam profesi. Sebanyak Enam saksi dari manajemen Jiwasraya, ada pegawai aktif dan pensiunan. Lalu, tiga saksi dari perusahaan manajemen investasi, dan satu dari manajemen bank yang bekerja sama dengan Jiwasraya dalam penjualan Jiwasraya saving plan

    "Satu saksi nomine orang yang namanya dipakai dalam transaksi saham," ungkapnya.

    27 Pemilik Rekening Saham Diperiksa Terkait Jiwasraya
    Ilustrasi Kejagung. Foto: MI/Pius Erlangga

    Kejagung menetapkan enam tersangka kasus dugaan korupsi Jiwasraya. Mereka ialah Komisaris PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk, Heru Hidayat; Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo; dan Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartoni Tirto.
     
    Mereka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b serta Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Teranyar, Benny dan Heru ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id