Bos Adi Purayasa Abadi Dipanggil KPK

    Candra Yuri Nuralam - 07 April 2020 10:31 WIB
    Bos Adi Purayasa Abadi Dipanggil KPK
    Ilustrasi. Media Indonesia.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Direktur PT Adi Purayasa Abadi, Erwin Budisantosa. Dia bakal diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pemberian izin pertambangan di lingkungan kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, pada 2007 sampai 2014.

    "Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka ASW (Bupati Konawe Utara periode 2007-2009 dan 2011-2016, Aswad Sulaiman)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 7 April 2020.

    Erwin diduga mengetahui aliran rasuah Aswad. Keterangan Aswad dibutuhkan untuk memperkuat bukti-bukti yang sudah dikantongi penyidik.

    KPK juga memanggil seorang wiraswasta dari PT Harita Grup bernama Said Azis. Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama.

    Baca: KPK Dalami Kasus Nurhadi Melalui Jaksa

    KPK menetapkan Aswad sebagai tersangka atas dua perkara. Aswad diduga menerima suap Rp13 miliar dari sejumlah perusahaan yang mengajukan izin kuasa pertambangan kepada Pemkab Konawe Utara selama periode 2007-2009.

    Aswad disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

    Aswad juga ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemberian izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi serta Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara 2007-2014. Kerugian negara dari penjualan hasil produksi nikel ini diduga mencapai Rp2,7 triliun.

    Aswad dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id