KPK Jamin Staf Khusus Tidak Dipilih dari Orang Dekat

    Fachri Audhia Hafiez - 19 November 2020 18:57 WIB
    KPK Jamin Staf Khusus Tidak Dipilih dari Orang Dekat
    Konferensi pers terkait Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (Perkom) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja KPK. Dok: YouTube KPK RI
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan staf khusus tidak akan dipilih berdasarkan kedekatan dengan pimpinan Lembaga Antirasuah. Seleksi staf khusus akan dilakukan profesional.

    "Enggak bisa juga nanti misalnya saya butuh staf khusus, kemudian mengangkat orang dekat yang saya kenal dengan baik," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 19 November 2020.

    Alex menjelaskan posisi staf khusus tidak melekat dengan pimpinan. Staf khusus diperlukan sesuai bidang yang dibutuhkan lembaga.

    Staf khusus berjumlah paling banyak lima orang. Keahlian staf ahli meliputi bidang teknologi informasi, sumber daya alam dan lingkungan, hukum korporasi dan kejahatan transnasional, manajemen dan sumber daya manusia, serta ekonomi dan bisnis.

    "Apakah harus lima? Tidak, tergantung kebutuhan," ucap Alex.

    Baca: BW: Staf Khusus Tidak Ada dalam Tradisi KPK

    Alex mencontohkan agenda KPK ke depan terkait pemberantasan korupsi fokus pada sektor sumber daya alam (SDA). KPK akan merekrut seseorang yang ahli di bidang itu.

    "Kita enggak punya ahli di bidang itu, kami rekrut staf khusus yang paham betul terkait proses bisnis SDA," terang Alex.

    Jabatan staf khusus termuat dalam Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (Perkom) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja KPK. Staf khusus merupakan pegawai yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada pimpinan.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id