Sikap KPK Terhadap Penyidik Rossa Dikritisi

    Candra Yuri Nuralam - 05 Februari 2020 11:39 WIB
    Sikap KPK Terhadap Penyidik Rossa Dikritisi
    Ilustrasi - Medcom.id
    Jakarta: Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoal pemberhentian Penyidik asal Polri, Rossa Purbo Bekti. Lembaga antirasuah dinilai tak transparan dalam mengembalikan Rossa ke Korps Bhayangkara.

    "Mas Rossa tidak pernah menerima Surat pemberhentian dari KPK ataupun  diantarkan pihak KPK ke Mabes Polri untuk dikembalikan," kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo Harahap melalui keterangannya di Jakarta, Rabu 5 Februari 2020.

    Menurut Yudi, Rossa tidak pernah diberi informasi mengenai waktu pasti mengenai pemberhentiannya. Selain itu, alasan terkait pemulangan dianggap tak jelas.

    Yudi menjelaskan, selama ini Rossa bekerja dengan baik. Karena belum ada sanksi disiplin selama bertugas. Pegawai KPK menuntut pimpinan menjelaskan secara rinci terkait hal ini.

    "Sehingga saat ini Rossa Tetap melaksanakan tugas seperti biasa untuk memberantas korupsi hingga hari ini, apalagi juga sudah mendapat surat tugas dari atasannya untuk suatu penugasan," ujar Yudi.

    Yudi mengatakan saat ini Rossa masih ingin bekerja bersama bersama KPK. Setidaknya, sampai masa kerja Rossa habis sesuai penugasan Mabes Polri, yaitu sampai September 2020.

    Sikap KPK Terhadap Penyidik Rossa Dikritisi
    Ketua KPK Firli Bahuri. MI/Susanto.

    Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan Rossa sudah tidak bekerja bersama KPK sejak pekan lalu. Menurut dia, sudah ada surat resmi yang diketahui oleh pimpinan dan ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK Cahya Hardianto Harefa. Hal itu juga sudah diketahui oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) KPK Chandra Sulistio Reksoprodjo.

    "Adapun untuk Penyidik atas nama Rossa sudah dikembalikan tanggal 22 Januari 2020 sesuai dengan surat keputusan pemberhentian pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK sesusai keputusan pimpinan KPK," kata Firli berdasarkan keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa 4 Januari 2020.

    Menurut Firli, pengembalian Rossa dibarengi dengan penyidik Indra yang sama-sama dari anggota polri. Menurut dia, kedua orang itu sudah dihadapkan ke Markas Besar Polri pada tanggal 24 Januari 2020.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id