Kerja Pejabat Negara Memang Penuh Risiko

    Theofilus Ifan Sucipto - 14 Oktober 2019 14:26 WIB
    Kerja Pejabat Negara Memang Penuh Risiko
    Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
    Jakarta: Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut pekerjaan pejabat negara penuh risiko. Apalagi risiko pekerjaan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

    "Negara memastikan seluruh keamanan pejabat negara karena tugas jaga keamanan penuh risiko," kata Hasto di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, Senen, Jakarta Pusat, Senin 14 Oktober 2019.

    Hasto mengatakan insiden yang menimpa Wiranto jadi peringatan bagi pemerintah. Hasto menyebut perlawanan terhadap simbol negara tak boleh dibiarkan.

    "Kami yakin Presiden Jokowi memimpin tegas dan menindak kelompok yang melawan simbol negara," tuturnya.

    Hasto menyebut negara harus cepat mengatasi hal ini. Kerja sama antara penegak hukum dan birokrat dinilai mendesak mengantisipasi perlawanan terhadap negara.

    "Itu prioritas terpenting kita saat ini," tandasnya.

    Wiranto, kata Hasto, berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakan kesehatannya. Doa itu mempercepat proses pemulihan mantan Panglima ABRI itu.

    Wiranto diserang terduga teroris Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Andriana menggunakan pisau. Penyerangan terjadi usai peresmian gedung kuliah bersama di Universitas Matlaul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019.
     
    Abu Rara menyerang Wiranto yang baru saja turun dari mobil dinas. Serangan secara membabi buta itu membuat Wiranto terjengkang. Mantan Panglima ABRI itu menderita dua luka tusukan di bagian perut.
     
    Wiranto langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang mendapatkan perawatan awal. Setelah itu, Wiranto dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Wiranto harus menjalani operasi akibat luka tusukan itu.



    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id