KPK Tunggu Audit BPK Terkait Dugaan Korupsi ASABRI

    Kautsar Widya Prabowo - 18 Januari 2020 06:19 WIB
    KPK Tunggu Audit BPK Terkait Dugaan Korupsi ASABRI
    Ketua KPK Firli Bahuri (kanan) dan Ketua BPK Agung Firman Sampurna (kiri). Foto: MI/Mohamad Irfan.
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keungan (BPK) untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). KPK tengah menunggu hasil audit BPK. 

    "Kami sudah melakukan kesepakatan. Apabila ada kerugian negara yang dihasilkan oleh perhitungan BPK, tentu kita akan tangani," ujar Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 17 Januari 2020.  

    Firli ogah langkah pemberantasan korupsi itu disebut sebagai upaya menjemput bola. Sebab hal tersebut sudah menjadi kewenangan BPK untuk mengusut aliran dana yang bisa merugikan negara.

    "Saya sudah komunikasi dengan ketua BPK, wakil ketua (BPK), dan anggota BPK. Yakinlah setiap ada dugaan korupsi apalagi merugikan uang negara tentu kita kerja sama dengan BPK dan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan)," tuturnya.

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menerima informasi dugaan korupsi di PT ASABRI (Persero). Dugaan penyelewengan dana asuransi itu diduga dilakukan dengan modus investasi saham gorengan.

    "Tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun," kata Mahfud di Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku sedang menyiapkan skema penyelamatan dana nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sekaligus dana prajurit di PT ASABRI. Kementerian Keuangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan membawa kasus ini ke DPR.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id