comscore

Ferdinand Hutahaean Dilaporkan Terkait Ujaran SARA, 3 Saksi Langsung Diperiksa

Kautsar Widya Prabowo - 05 Januari 2022 23:44 WIB
Ferdinand Hutahaean Dilaporkan Terkait Ujaran SARA, 3 Saksi Langsung Diperiksa
Ilustrasi: Medcom.id
Jakarta: Bareskrim Polri memeriksa tiga saksi terkait dugaan berita bohong bohong dan ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang dilakukan mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Kasus ini dilaporkan Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  Haris Pertama. 

“Malam ini dilakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi, yaitu satu saksi pelapor dan dua saksi lainnya,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Rabu, 5 Januari 2021. 
Menurut dia, ada sejumlah barang bukti yang dilampirkan pelapor. Salah satunya potongan gambar yang berisikan cuitan Ferdinand Hutahaean terkait dugaan ujaran kebencian mengandung SARA dan berita bohong. 

"Hal ini akan didalami serta ditindaklanjuti," jelas Ramadhan.

Baca: Ini Cuitan Ferdinand Hutahaean yang Berujung Laporan ke Polisi

Laporan terhadap Ferdinand Hutahaean diterima Bareskrim Polri pada 5 Januari 2022. Aduan ini terdaftar dengan nomor LP/B/0007/I/2022/SPKTBarekskrim Polri. 

Ferdinand Hutahaean diadukan dengan Pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang (UU) 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 KUHP Pasal 45 a ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2. 

Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean menjadi perbincangan masyarakat usai menulis kalimat kontroversi di akun Twitter @FerdinadHaean3. Kicauannya viral di media sosial.

"Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya. dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” tulis Ferdinand dalam akun Twitter-nya, Selasa, 4 Januari 2022. 

Kemudian, tagar #TangkapFerdinand sempat trending di media sosial Twitter. Banyak warganet yang mengecam cuitan Ferdinand Hutahaean atas dugaan penistaan agama.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id