comscore

Walkot Nonaktif Ambon Dijerat Pasal Pencucian Uang

Candra Yuri Nuralam - 04 Juli 2022 11:20 WIB
Walkot Nonaktif Ambon Dijerat Pasal Pencucian Uang
Pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri. Medcom.id/Candra
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan kasus dugaan suap yang menjerat Wali Kota nonaktif Ambon Richard Louhenapessy. Dia kini menjadi tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Selama proses penyidikan dugaan perkara awal tersangka RL (Richard Louhenapessy)," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Senin, 4 Juli 2022.
Dugaan pencucian uang itu diduga dilakukan selama Richard aktif menjabat wali kota Ambon. Beberapa barang yang dimiliki Richard diduga disamarkan untuk menghindari permasalahan hukum.

"Di antaranya kesengajaan menyembunyikan maupun menyamarkan asal usul kepemilikan harta benda dengan menggunakan identitas pihak-pihak tertentu," ujar Ali.

KPK tengah mencari bukti lanjutan terkait tudingannya ini. Sejumlah saksi telah dipanggil untuk pendalaman perkara.

"Perkembangan penanganan dari perkara ini akan selalu kami sampaikan kepada masyarakat," tutur Ali.
 

Baca: KPK Pastikan Menahan Karyawan Alfamidi Terkait Suap Walkot Ambon


KPK juga berharap masyarakat membantu. Warga yang mengetahui aset Richard diharapkan melapor.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id