comscore

HUT ke-76 Polri, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik

Siti Yona Hukmana - 01 Juli 2022 10:17 WIB
HUT ke-76 Polri, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dok Istimewa.
Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan pesan kepada seluruh jajaran Korps Bhayangkara pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76. Dia meminta seluruh anggota tetap memberikan pengabdian terbaik terhadap masyarakat.

"Saya berpesan kepada seluruh anggota Polri di mana pun bertugas. Tetaplah semangat dan ikhlas dalam memberikan pengabdian terbaik, sehingga Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat," kata Listyo dalam video yang diunggah pada akun twitter pribadinya @ListyoSigitP, Jumat, 1 Juli 2022.
Dia juga meminta seluruh jajaran dapat terus menjaga kehormatan institusi dengan berpegang teguh pada nilai-nilai yang telah diajarkan. Jenderal bintang empat itu berharap apa yang dilakukan jajaran kepolisian dapat menjadi ladang amal ke depannya.

Menurut dia, dedikasi, pengorbanan, hingga pengabdian tugas yang dilakukan para anggota kepolisian perlu diapresiasi. Dia mengucapkan terima kasih ata kerja keras anggotanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Polri, kata dia, perlu hadir untuk membuat Indonesia menjadi tumbuh lebih kuat di tengah ketidakpastian global yang berdampak pada stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Selama 76 tahun Korps Bhayangkara berdiri masih banyak kasus yang dilakukan anggota Polri.

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) merilis ada 677 kekerasan yang dilakukan aparat sepanjang Juli 2021 hingga Juni 2022. Kekerasan itu paling banyak dilakukan menggunakan senjata api dengan 456 kasus. Ratusan kekerasan itu menyebabkan 928 jiwa luka-luka, 59 tewas, dan 1.240 orang ditangkap.
 

Baca: Catatan Pemerhati di HUT Ke-76 Polri


Berdasarkan catatan KontraS, jumlah ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Sepanjang Juni 2020-Mei 2021, KontraS menyebut setidaknya ada 651 kasus kekerasan dilakukan oleh Polri terhadap masyarakat sipil.

Listyo gencar mencanangkan reformasi Polri agar menjadi institusi yang lebih baik dan jauh dari kekerasan sejak awal menjabat. Dia membuat slogan Presisi yang merupakan akronim dari Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, dan Berkeadilan.

Namun slogan itu dinilai KontraS tak terealisasi dengan baik. KontraS menyindir slogan tersebut sebagai perbaikan palsu institusi Polri.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan Polri menerima berbagai penilaian masyarakat dengan tangan terbuka. Dia berjanji akan menjadikan temuan KontraS sebagai bahan evaluasi.

"Kita berpikir secara positif atau positive thinking, bahwa penilai atau siapa pun juga ingin Polri lebih baik. Itu akan kita jadikan evaluasi, kritik-kritik kepada Polri," kata Ramadhan di Mabes Polri, Kamis, 30 Juni 2022.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id