• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Damar Iradat - 06 Desember 2018 00:48 wib
Irvanto Hendra Pambudi saat menjalani sidang pembacaan putusan
Irvanto Hendra Pambudi saat menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (5/12/2018). Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay.

Jakarta: Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi mengaku kecewa dengan vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Hukuman 10 tahun penjara dirasa berat oleh Irvanto.

"Saya ingin menyampaikan bahwa putusannya sangat mengecewakan," kata Pengacara Irvanto, Soesilo Aribowo di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu malam, 5 Desember 2018.

Menurut Soesilo, jika melihat dari pertimbangan hakim, putusan Irvanto tidak jauh berbeda dari putusan-putusan perkara korupsi KTP-el sebelumnya. Bahkan, menurut Soesilo, vonis para pelaku utama yang menikmati uang hasil korupsi KTP-el lebih rendah dibanding Irvanto.

Sementara itu, Irvanto dinilai tidak memiliki banyak peran dalam proses penggelembungan harga dari proyek senilai Rp5,9 triliun itu. Bahkan, dalam surat tuntutan jaksa Irvanto jelas hanya berperan sebagai kurir yang mengantarkan uang ke sejumlah anggota DPR RI.

"Di dalam surat tuntutan sendiri dijelaskan bahwa Irvanto hanya sebagai kurir. Namun, dengan putusan yang cukup berat, 10 tahun, saya berpendapat rasa keadilannya sangat kurang," ungkap Soesilo.

Baca juga: Keponakan Novanto Dihukum 10 Tahun Penjara

Selain itu, pasal yang dijerat Irvanto dalam kasus ini yakni Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi. Menurut Soesilo, ancaman hukuman pasal tersebut minimal empat tahun penjara. 

"Saya mengiranya jauh tidak sampai 10 tahun, mungkin dari minimal (empat tahun) lebih sedikit," tegas dia.

Kendati begitu, Irvanto dan pengacara belum memutuskan langkah hukum berikutnya. Pihaknya masih akan mempelajari putusan majelis hakim.

"Oleh karena itu, tadi sudah disampaikan oleh Pak Irvanto kita lagi pikir-pikir langkah waktu satu minggu itu," ujarnya.

Sebelumnya, Irvanto Hendra Pambudi dan pemilik Delta Energy Made Oka Masagung divonis 10 tahun penjara. Keduanya terbukti menjadi perantara suap untuk mantan Ketua DPR RI Setya Novanto dalam pengadaan proyek KTP-el. Mereka dinilai telah memperkaya Novanto sebesar USD7,3 juta.


(HUS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.