Dewas Tidak Dilibatkan Bahas Mobil Dinas, Ini Penjelasan KPK

    Antara - 17 Oktober 2020 01:11 WIB
    Dewas Tidak Dilibatkan Bahas Mobil Dinas, Ini Penjelasan KPK
    Ilustrasi Gedung KPK/Medcom/Fachri Audhia Hafiez
    Jakarta: Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) tidak dilibatkan dalam pembahasan soal pengadaan mobil dinas jabatan. Alasannya, pengadaan mobil dinas masuk pada anggaran KPK yang menjadi leading sector ialah Kesekjenan.

    "Ini kan melihatnya dari sisi anggaran KPK secara keseluruhan yang di dalamnya antara lain adalah rencana untuk pengadaan mobil dinas. Kalau kemudian berbicara mengenai anggaran ini memang leading sector-nya ada di Kesekjenan," kata pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2020.

    Ali mengatakan pengadaan mobil dinas sudah melalui mekanisme yang ada di dalam proses penyusunan anggaran untuk 2021. Termasuk pelaksanaan anggaran yang sebelumnya juga sudah di-review dan dievaluasi.

    "Termasuk kemudian untuk penambahan-penambahan anggaran seterusnya untuk tahun 2021 yang itu belum final karena nanti DIPA diterima di Desember 2020," tuturnya.

    Baca: Saut Situmorang Cibir Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

    Ali menjelaskan KPK telah menyampaikan usulan anggaran pada 2021 sebesar Rp1,3 triliun ke DPR. Dalam usulan itu terdapat komponen lain, di antaranya pengadaan mobil dinas.

    Sebelumnya, Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengatakan Dewas menolak pemberian fasilitas mobil dinas. Dewas juga tidak pernah mengusulkan pengadaan mobil dinas tersebut.

    "Kami tidak tahu usulan dari mana itu, kalaupun benar kami dewas punya sikap menolak pemberian mobil dinas," kata Tumpak dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2020.

    Tumpak menambahkan Dewas KPK sudah diberikan tunjangan transportasi berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang penghasilan Dewas KPK.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id