comscore

Polisi Usut Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Petinggi KAMI

Siti Yona Hukmana - 11 Desember 2020 16:35 WIB
Polisi Usut Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Petinggi KAMI
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Argo Yuwono. MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
Jakarta: Berkas perkara seluruh tersangka kasus dugaan penghasutan demo penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang menyeret petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) rampung. Penyidik Bareskrim Polri tak menutup kemungkinan menyeret pihak-pihak lain yang terlibat.

"Berkas ini tidak berhenti di sini, tapi kalau ditemukan oleh penyidik ada kaitannya, ada aliran kepada orang-orang yang dalam fakta hukum ditemukan pidana, akan kita proses berkaitan dengan kasus ini," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 11 Desember 2020.
Argo memastikan kasus tetap diusut meski berkas perkara para tersangka selesai. Pihak-pihak yang terlibat akan dibongkar.

"Kita cek jaringan kembali kalau ada jaringan lagi kita temukan, kita proses kembali jaringan-jaringan yang lain," ungkap Argo.

Polisi menetapkan 12 tersangka dalam kasus ini. Mereka ialah Ketua KAMI Medan Khairi Amri dan anggotanya: Juliana, Novita Zahara, dan Wahyu Rasasi Putri.

Kemudian, dua petinggi KAMI Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat. Lalu, Anton Permana, Dedi Wahyudi, Kingkin Anida, Videlia Esmerela, Yazid, dan Edy Bahtiar.

Para tersangka dijerat Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Kemudian, Pasal 310 dan atau Pasal 311 KUHP, Pasal 207 KUHP, Pasal 160 KUHP, Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2), dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

(Baca: Seluruh Berkas Perkara Petinggi KAMI Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan)

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id