KPK Jamin Pencurian Emas Tidak Ganggu Pelelangan Barang Sitaan

    Candra Yuri Nuralam - 09 April 2021 03:13 WIB
    KPK Jamin Pencurian Emas Tidak Ganggu Pelelangan Barang Sitaan
    Gedung Merah Putih KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto



    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pencurian 1,9 kilogram emas oleh anggota satuan tugas (satgas) berinisial IGA tidak memengaruhi pelelangan barang sitaan. Lelang bakal terus dilakukan untuk pengembalian aset negara.

    "Terkait barang bukti tersebut saat ini berada dalam pengelolaan KPK untuk proses lelang yang akan dilakukan, kami pastikan prosesnya tidak terkendala akibat peristiwa ini," kata pelaksana tugas juru bicara KPK bidang pencegahan Ipi Maryati melalui keterangan tertulis, Kamis, 8 April 2021.






    Menurut dia, masalah ini juga tidak mengganggu kinerja KPK. Meski telah menjamin proses lelang tidak terganggu, KPK tetap membuat evaluasi.

    "Meskipun saat ini seluruh proses bisnis di KPK sudah terbangun dalam sistem yang baik, selalu ada ruang perbaikan untuk memperkuat baik dari sisi pengawasan maupun perbaikan prosedur operasional kerja," ujar Ipi.

    Baca: Pencurian Emas Jadi Pelajaran, KPK Tak Akan Lindungi Pegawai Bermasalah

    Dewan Pengawas (Dewas) KPK memecat IGA dalam sidang etik karena ketahuan mencuri emas hasil sitaan kasus korupsi. Total, 1,9 kilogram emas dari empat kali pengambilan yang digasak IGA.

    IGA mengambil emas itu karena ditugaskan sebagai satgas di bagian penyimpanan dan pengelolaan barang KPK. Jabatan itu membuatnya bebas keluar masuk mengambil barang sitaan.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id