KPK Minta MA Beri Perhatian ke Fenomena Koruptor Ajukan PK

    Fachri Audhia Hafiez - 07 Januari 2021 07:59 WIB
    KPK Minta MA Beri Perhatian ke Fenomena Koruptor Ajukan PK
    Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). MI
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Mahkamah Agung (MA) tak memberi perhatian khusus ke fenomena koruptor memohon peninjauan kembali (PK). Upaya hukum pelaku rasuah itu kerap dikabulkan dan berujung koreksi masa hukuman.

    "Seharusnya pihak MA dapat membacanya sebagai fenomena yang harus menjadi perhatian khusus," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Rabu, 6 Januari 2021.

    KPK menilai MA sering mengoreksi putusan hakim sebelumnya. Pertimbangan fakta, penerapan hukum, hingga amar putusan di tingkat pengadilan yang lebih rendah kerap gugur atau diubah.

    Pembinaan teknis peradilan perlu diberikan kepada hakim jika koreksi hukuman kerap terjadi. Khususnya untuk hakim tindak pidana korupsi di tingkat bawah yang menangani perkara.

    Baca: Ratu Atut Chosiyah Ajukan Upaya Hukum Peninjauan Kembali

    KPK khawatir kepercayaan masyarakat kepada lembaga peradilan tergerus jika pemangkasan hukuman terhadap koruptor terus berlanjut. Kerja lembaga penegak hukum, seperti KPK, jadi tak optimal.

    Dua terpidana korupsi mengajukan PK melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mereka ialah mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan eks Gubernur Jambi Zumi Zola. Permohonan upaya hukum itu masih berproses di pengadilan.

    Atut mengajukan PK terkait kasus suap Rp1 miliar kepada eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar. Atut divonis selama tujuh tahun penjara di tingkat kasasi. Sedangkan Zumi Zola mengajukan PK atas vonis enam tahun bui terkait kasus suap dan gratifikasi.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id